Euro melemah terhadap dolar AS sejak Kamis pekan lalu, pasar menanggapi survey putaran pertama pemilihan presiden Prancis yang ketat. Euro turun sampai ke level $ 1,0681 sampai sesi penutupan akhir pekan lalu.

Purchasing Managers’ Index survey dari Prancis dan jajak pendapat masih menunjukkan sikap optimis para investor yang menempatkan Emmanuel Macron masih berada dalam posisi terdepan menjelang pemungutan suara. Namun, opsi pasar  menunjukkan investor masih prihatin dengan kemungkinan hasil yang kuat untuk kandidat sayap kanan Marinir Le Pen dan saingan sayap kiri Jean-Luc Melenchon, maka wajar kalau sejak Kamis pekan lalu mereka melepas Euro.

Di sisi Dolar AS, yang akhir-akhir ini ditekan oleh data ekonomi yang terus melemah dari perkiraan dan kekhawatiran tentang kemampuan administrasi Trump untuk mengeluarkan undang-undang perpajakan dan fiskal, sedikit terkoreksi pada hari Jumat karena para pelaku pasar FX ‘mengelompokkan posisi’ menjelang akhir pekan.

Indeks dolar, naik 0,18 persen terhadap mata uang utama dunia dan berada pada level 99,954.

Kenapa Pemilu Perancis sangat penting bagi volatilitas pergerakan pasar FX? Karena hasil Pemilu itu akan menentukan Perancis masih di Uni Eropa atau “Frexit” (keluar dari Uni Eropa) seperti apa yang dilakukan Inggris. Pemilu Perancis akan dilaksanakan 7 Mei mendatang.