EUR/USD telah sampai pada target kenaikannya di awal pekan ini, naik ke level tertinggi 2017 yang baru 1,1089, setelah European Central Bank (ECB) mengubah Prospek kebijakan moneternya. Menurut sebuah wawancara dengan MNI, anggota Governing Council Jan Smets memperingatkan, bahwa ECB ‘tidak akan menunggu sampai akhir tahun ini, akan apa yang terjadi pada awal Januari tahun depan,’ dan konfirmasinya akan didapat pada pertemuan ECB pada bulan Juni,¬† ‘bank sentral berencana untuk melakukan program kuantitatif pelonggaran (QE) pada bulan Desember. ECB dapat terus mengurangi pembelian asetnya dalam beberapa bulan mendatang.

Secara teknikal dasar pondasi untuk target  topsidemasih bertahan di area 1.0830 (strong support), sedangkan target topside ada di area 1.1140 (ekspansi 23.6%) hingga 1.1160 (ekspansi 38,2% 38,2%) diikuti oleh 1.1220 (retracement 61,8%). Namun demikian, perlu tetap memperhatikan the Relative Strength Index (RSI) karena mendekati wilayah overbought. Bila diukur memakai fibonacci (pada chart weekly) dari harga tertinggi di bulan Mei 2016 sampai terendahnya di awal tahun 2017 lalu menunjukkan telah melewati area 50% menuju ke level 61% yaitu area 1,1130, yang memang area tersebut juga merupakan strong resistance yang disebut sebelumnya merupakan wilayah overbought tadi. Sebaliknya apabila ada closing weekly diatas area 1,1130 maka tren bullish akan lanjut ke area 1,1220.